ARISAN QURBAN


            Subtansi diterima atau tidaknya penyembelihan hewan qurban dari setiap muslim adalah terletak pada ketaqwaannya bukan semata-mata kemapuannya menghadirkan hewan qurban untuk disembelih, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah surat al-Hajj ayat 37:

Artinya: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan Allah) tetapi ketaqwaan dari kamulah yang mencapainya”.

            Oleh karena itu pomotongan hewan qurban dengan cara arisan bersama-sama adalah sah-sah saja, sepanjang masing-masing orang mengeluarkan sejumlah uang yang seimbang dengan perjanjian dengan pokok dan jaminan yang seimbang agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, karena arisan yang bersifat demikian tolong menolong untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan yakni ibadah qurban yang subtansinya adalah ketaqwaan.

Sumber : Tarjih.or.id