Gedung Penunjang dan Ruang Rawat Inap RS PKU MUhammadiyah Gamping Diresmikan


Gamping, selasa 15/1/19 Bersamaan dengan kegiatan Hari Bermuhammadiyah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping meresmikan gedung penunjang siti walidah dan menambah bangsal perawatan  At-Tin untuk memenuhi kebutuhan pasien. Bangsal tersebut berisi 31 tempat tidur (bed) untuk pasien kelas III.

Peresmian gedung penunjang siti walidah dan bangsal at-tin ini diresmikan langsung oleh Prof.DR.Zamroni ,M.Sc selaku ketua Badan Pelaksanan Harian Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping – Yogyakarta didampingi anggota BPH yang lain serta jajaran direksi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping – Yogyakarta serta disaksikan oleh perwakilan kantor cabang BPJS Kabupaten sleman.

“Kebutuhan tempat tidur untuk rawat inap di Rumah Sakit  PKU Muhammadiyah Gamping terus meningkat. Bahkan BOR (Bed Occupancy Ratio) atau angka penggunaan tempat tidur sudah di atas 80 persen. Di Bangsal At-Tin baru dibuka sehari sudah berisi 10 pasien. Mudah-mudahan dengan dibukanya Bangsal At – tin ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan menjadi solusi kebutuhan ruang rawat inap khususnya kelas 3 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping.

Menurut Direktur Utama dr.Ahmad Faesol,Sp.Rad.,M.Kes.,MMR, sebenarnya  pembangunan bangsal At-Tin sudah lama, tetapi untuk operasional dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) . Sehingga penggunaannya secara bertahap. Dengan diresmikan Bangsal At-Tin ini ruang rawat inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping total menjadi 186 tempat tidur ( bed ). Ruang inap di RS PKU Muhammadiyah Gamping sekitar 50 persen untuk pasien kelas III.

Rencananya, Bangsal At-Tin ini diperuntukan bagi pasien laki-laki sedangkan bangsal Az-Zahra untuk pasien perempuan. Tetapi untuk sementara waktu karena bangsal Az-Zahra sudah penuh, dan pasien perempuan lebih banyak dari pada pasien laki-laki, maka bangsal At-Tin sebagian ruangannya  terpaksa digunakan untuk pasien perempuan, tetapi kedepannya ditetapkan satu ruangan untuk perempuan semua.

Terkait jumlah Pasien BPJS di RS PKU Muhammadiyah Gamping dr.Faesol menyampaikan, sekitar 70 persen pasien rawat inap dan 75 persen pasien rawat jalan selebihnya adalah pasien umum dan pasien dengan jaminan asuransi swasta.(Humas RS PKU Muh Gamping)