EMERGENCY
0274 6499118

CALL CENTER
0274 6499704

Sukses Bayi Tabung (IVF - In Vitro Fertilization)

/ by : Admin Sumber : Arsip RS PKU Muhammadiyah Gamping

PRESS RELEASE

Keberhasilan Pertama Program Bayi Tabung Ananda IVF PKU Muhammadiyah Gamping

Pendekatan “Simple & Affordable IVF” Hadirkan Harapan Baru bagi Pasangan Infertil

Yogyakarta — Unit layanan fertilitas Ananda IVF di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta mencatatkan pencapaian penting dengan keberhasilan kehamilan pertama sejak layanan ini didirikan. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak awal bagi pengembangan layanan bayi tabung yang mengedepankan pendekatan “Simple & Affordable IVF” dengan prinsip terapi yang tepat guna dan efisiensi biaya bagi pasien.

Pasien perempuan berusia 35 tahun bersama suaminya menjalani program fertilisasi in vitro (IVF) melalui pendekatan Frozen Embryo Transfer (FET). Proses ini menggunakan embrio yang sebelumnya telah dikriopreservasi (dibekukan) pada tahap embrio hari ke-3 (Day-3 embryo).

Embrio tersebut dibekukan pada 7 Februari 2026 dan kemudian menjalani proses thawing pada 4 Maret 2026. Evaluasi laboratorium menunjukkan embrio berhasil bertahan dengan baik setelah proses pencairan dan berkembang hingga tahap 12 sel, sehingga dinilai layak untuk dilakukan transfer ke dalam rahim pasien.

Setelah prosedur transfer embrio dilakukan, pasien dinyatakan berhasil memperoleh kehamilan, menandai keberhasilan klinis pertama bagi unit layanan Ananda IVF di PKU Muhammadiyah Gamping.

Menurut tim medis Ananda IVF, keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan terapi yang terarah, sederhana, dan efisien dapat memberikan hasil optimal bagi pasangan yang mengalami infertilitas.

“Kami mengembangkan konsep Simple and Affordable IVF, yaitu program bayi tabung yang mengedepankan pendekatan medis yang tepat guna, rasional, dan cost-efficient tanpa mengurangi standar kualitas layanan,” jelas tim medis Ananda IVF.

Pendekatan tersebut berfokus pada pemilihan terapi yang sesuai dengan kondisi klinis pasien, optimalisasi kualitas embrio, serta penggunaan teknologi kriopreservasi modern yang memungkinkan embrio tetap mempertahankan viabilitasnya setelah proses pembekuan dan pencairan.

Teknik Frozen Embryo Transfer (FET) sendiri saat ini semakin banyak digunakan dalam praktik fertilitas modern karena memberikan beberapa keuntungan, antara lain meningkatkan peluang implantasi embrio, memberikan waktu optimal untuk persiapan endometrium, serta mengurangi risiko komplikasi pada pasien.

Keberhasilan pertama ini menjadi momentum penting bagi Ananda IVF dalam memperluas layanan fertilitas yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Dengan mengusung prinsip “Simple & Affordable IVF”, Ananda IVF berkomitmen menghadirkan solusi fertilitas yang efektif, berbasis ilmu pengetahuan, dan dapat diakses lebih luas oleh pasangan yang sedang berjuang mendapatkan keturunan.

Ke depan, Ananda IVF menargetkan pengembangan layanan fertilitas yang tidak hanya berfokus pada teknologi reproduksi berbantu, tetapi juga pendekatan komprehensif terhadap kesehatan reproduksi pasangan.

Berita Terkait